|
Apa khabar 2012 ...? Kini aku punya kesibukan baru. Bermain bersama si kecil .. Abang Rafa-Raisya-Raina. Mau tahu ceritanya? Mampir saja di www.myrrr.multiply.com ...
Sedikit sedikit .. aku berusaha untuk menuliskan kisah kisah mereka disela sela waktu yang harus ku isi dengan istirahat, menjaga kondisi tubuh dan belanja memenuhi kebutuhan si kecil. Tak mudah .. namun itulah tantangan baruku ..
Kini 7 bulan lebih usia mereka. Pasukan ku semakin menggemaskan .. Aku dan suami makin merindukan mereka disetiap detik tingkah polah mereka .. sekalipun lelah dan kantuk menghampiri, namun ini bagian dari perjalanan hidup yang sudah lama kunanti.
Tahun 2012 .. Aku baru aja terkena cacar. Hadeuh ... entah tertular darimana, penyakit itu membuatku kalang kabut dan panik. Karena otomatis aku tak bisa bersentuhan dengan anak anak. Alhasil .. Ate Nunun, kakak sepupuku harus turun tangan ikut begadang. Aku tidur terpisah .. walau pedih tak bisa menggendong mereka, aku mulai menyibukkan diri dengan beristirahat, membaca dan bermain internet. Cacarku baru sembuh 2 minggu kemudian, yang membuatku harus 3x bolak balik ke dokter untuk memastikan kondiinya sudah sehat apa belum ..
Tak lama setelah kesembuhanku, Raina pun tertular .. besok minggu tepat 2 minggu ia terkena cacar. Namun hari ini (saptu), Raina sudah dinyatakan ehat oleh dokter, dan bergabung dengan saudara kembarnya .. Kembali Ate Nunun yang terkena .. dan kami depan, tepat 2 minggu ia terkena cacar. Rupanya .. penyakit ini tengah memusim .. hingga beberapa teman mengaku juga tengah dihinggapinya.
Kesibukan ku kini tak lepas dari anak anak dan seputar anak anak .. apa saja selalu berkaitan dengan anak anak. Tak lagi bisa bepergian jauh tanpa mereka .. tanpa pelukan mereka, senyum mereka dan ulah mereka ..
Hidup adalah benar sebuah keajaiban ketika kita mampu meniliknya perlahan ditengah cobaan yang dilimpahkan Nya, ketika Ia sayang kepada umat Nya.
Semoga, kini dan seterusnya aku masih bisa menulis lagi ... menciptaka puisi lagi ..seperti dulu.
Tepat 2 minggu, ibu menginap di Rs. Bunda. Mm ... bosan sekali rasanya. Tak bisa keluar sekedar untuk mencari suasana yang berbeda. Pun melihat matahari atau menikmati kemacetan Jakarta.
Makan terasa berat, dan begah. Karena lambung ibu sudah kian terjepit. Jadi makan sedikit sudah terasa kenyang dan penuh. Pun tidur miring kiri dan kanan sudah tak lagi nyaman. Tapi ibu terhibur dengan kehadiran anak-anak yang aktif bergerak. Di dengarkan Al quran pun, anak-anak bergerak, menunjukkan adanya respon.
Hasil USG terakhir dengan dr Ivan, Adek kalem sudah menunjukkan peningkatan berat badan menjadi 2 kilo. Sementara Adek Tomboy sekitar 1,9 kilo. Namun Abang masih bertahan di angka 1 kilo lewat beberapa gram. Melihat perkembangan selama 2 minggu yang tak menghasilkan perubahan terhadap berat badan Abang, dr Ivan segera mengambil keputusan untuk melahirkan pasukan triplet ibu, Senin -2011_06_20 pukul 06.00 pagi.
 Dr Ivan sudah membicarakan hal ini dengan dr Risma, kepala dr NICU-Rs Bunda, bahwa beliau siap untuk membantu menambah berat badan Abang di luar kehamilan ibu.
Keputusan itu, membuat ibu lega .. Selain karena ibu sudah tak sabar menanti kehadiran kalian di luar, melihat kalian dan seandainya sudah bisa menimang kalian, kondisi kalian pun bisa lebih terkontrol oleh banyak vitamin dan asupan gizi yang lebih baik.
Ayah terutama, tak sabar menanti kehadiran kalian. Sekalipun mungkin ayah belum tentu bisa segera menimang anak anak, karena harus masuk NICU, namun setidaknya, ayah bisa mengontrol perkembangan anak-anak setiap saat.
Perkiraan sementara, Abang mungkin yang harus bertahan lama di NICU mengingat berat badannya yang harus dipacu. Sementara adek-adek tak terlalu lama bertahan di sana. Namun yang terbaik, tetap ayah dan ibu pasrahkan kepada ahlinya dan Pemilik Kehidupan.
Pagi ini, ibu tetap melakukan CTG, untuk mengetahui detak jantung anak-anak, kontraksi, pergerakan anak-anak. Tensi pun rutin dilakukan, alhamdulillah selalu normal, sekalipun kaki bengkak. Makanan dari rumah sakit tak ada hentinya datang, sementara makanan sebelumya masih ada dan membuat ibu neg. Seperti daging-dagingan, ayam, ikan ... wah rasanya tak selera.
Rencananya, besok Minggu infus akan dipasang kembali, suntik pematangan paru dan test darah-Hb.
Awalnya ibu terbilang deg deg an juga, mengetahui proses persalinan akan dilakukan dalam waktu secepat itu. Sekalipun sudah lama ibu menginginkan kalian untuk segera terlahir. Namun entah kenapa ibu jadi pikiran aja, walau entah apa yang membuat ibu khawatir. Mungkin karena ini pengalaman pertama ibu, pun ibu mengkhawatirkan kondisi dan kesehatan anak-anak.
Semoga segala sesuatunya berjalan lancar .. Semoga kemudahan dan kelancaran itu menjadi bagian dari proses persalinan kelak ... Aamiin ...
Ayah dan ibu sayang kalian .. Selalu ... be tough ya guys ^.^
-20.20 PM- Bosan di dalam kamar, akhirnya ibu turun ke cafe Brandinas sama ayah di bawah. Pesan sandwich, ibu habis 2. Wah nikmatnya ... Lebih nikmat dari makanan rumah sakit yang datar banget rasanya. Rupanya fikir punya fikir, lingkungan dan suasana berpengaruh juga ya. Buktinya ... rasa neg dan kenyang tak terlalu dominan.
Senang bisa berganti suasana walau sebentar ... Habis ini .. saatnya istirahat, menyambut besok hari minggu ..
 Sepulang dari kunjungan sehari di Bogor, suhu tubuhku meninggi. Ketika itu tanggal 22 malam. Tepat tgl 23 pagi nya, hari Minggu kami disarankan dr Ivan datang ke rs Bunda. Beristirahat sementara beberapa jam, suhu tubuhku membaik. Mulai periksa CTG (alat utuk mencek kontraksi, gerakan baby dan detak jantung baby), dan alat doppler (alat untuk mengukur detak jantung baby).
Sementara kami berpindah kamar ke kamar kelas 2, tak lama dr Ivan datang berkunjung. Pesan nya "kalau baby yang dikandung single, saya ijinkan untuk pulang. Namun karena ini triplet, saya harap untuk bertahan semalam lagi di rumah sakit". Akhirnya kami menetap semalam di rumah sakit. Wah .. kamarnya gak asyik ... gak boleh ada yang nungguin pula. Alhasil suamiku ngebandel demi bisa jagain ..
Rupanya malam itu suhu tubuhku naik 39c. Wah berasa gak enak banget, kaki panas, tidur pun tak enak. Awalnya aku diberi obat penurun panas. Hingga pagi, suhu tubuhku pun menurun. Melihat hal itu, dr Ivan bertahan untuk mencari tahu penyebab kenaikan suhu ku. Dan kami pindah ke kamar Perdana. Selain lega, kamar nya pun menyediakan tempat tidur untuk yang menunggu.
 24.05.2011 Suhu tubuhku mereda pagi itu. Suster-suster berdatangan untuk menyapa dan melakukan pengecekan dengan efek doppler dan CTG. Wah .. gak terbayang harus menginap di rumah sakit dengan identifikasi penyakit yang belum jelas. Setiap pagi, darahku diambil untuk mengetahui jenis infeksi yang menyerang.
Sementara diduga infeksi datang dari keputihan dan gigi ku yang ketahuan tambalan nya bolong.Setelah didatangkan dr gigi .. dengan sedikit pembersihan karang gigi, rupanya rasa ngilu itu berkurang perlahan.
25.05.2011 (tepat 30 minggu) Dr Ivan masih mengontrol suhu tubuhku. Kemungkinan panas yang naik turun, disebabkan oleh trombosit yang menurun dan lekousit yang menaik perlahan. Sementara batukku makin sering. Aku diberikan obat batuk Bisolvon yang rupanya bertugas menambah frekwensi jumlah batuk. Segera aku dipanggilkan dr internist, dr Suharko untuk mencari tahu jenis virus (bukan lagi infeksi) yang berkembang dalam tubuhku.
Praduga awal, terbersitlah kemungkinan terkena gejala dbd. Alhasil aku dicekokin jus jambu merah terus. Daripada air putih yang akhirya membuatku mual dan muntah-muntah 3x selama aku dirawat inap.
CTG Keadaan 3 baby ku masih terus dikontrol dengan jumlah detak jatung yang meninggi ketika suhu tubuhku memanas. (normalnya 120-160).
Sore itu Dr Suharko datang menjengukku. Orangnya sederhana, simple dengan beberapa teori yang masuk akal, tapi lebih felxibel dari yang kuduga. Aku suka cara berfikirnya .. dia memeriksa denyut nadiku dan memastikan ada tidaknya ngilu-gilu di kakiku. Akhirnya kukatakan, aku hentikan minum Bisolvon yang secara nyata tidak membantu menurukan/meredam batukku. Aku diberikan anti biotik may act, dan obat batuk lainya. Dan terbukti batukku makin berkurang frekwensinya. Pyuff .. lega banget.
Hingga tgl 27. 05.2011, suhu tubuhku pun menjadi lebih stabil tak lagi meninggi. Bahagianya mendengar dr Ivan memperbolehkan aku pulang, bila malam ini suhu tubuhku stabil.
Dan tepat tgl 28 siang, aku pun diperbolehkan pulang .. dengan catatan minggu depan melakukan kontrol ulang ke dr Suharko.
Seminggu bermalam di rumah sakit membuatku berfikir banyak. Selain ... ternyata sakit itu gak enak, ... rupanya sehat itu nikmatnya luar biasa. Gak kebayang penderitaan yang dialami anak anakku selama suhu tubuhku meninggi. Sedih juga ...
Ayah dan Nenek terus menjaga ibu siang dan malam. Mengrompres kening ibu, dan ketiak, demi panas ibu bisa turun. Berjalan mencarikan makanan yang sedikit lebih "berasa" dibanding makanan rumah sakit yang hambar.
Walaupu begitu, suster susternya cukup menghibur, juga kehadiran beberapa teman yang sempat membawa ibu lupa kalau sebenarnya ibu sedang sakit dan berkutat dengan pertanyaan, sakit apa sich ibu?
Sepulang dari rumah sakit, ibu masih berasa pusing pusing. Rupanya ibu kebanyakan tidur sehingga aliran darah tidak lancar. Pun tensi ibu jadi rendah. Selama 4 hari ibu baringkan badan.
Bingung, tapi tetap harus dilalui. Perjalanan masih panjang. Masih 5 minggu lagi. (1 juni-tepat 31 minggu). Ibu harus kuat. Begitu juga dengan pasukan three musketeers ibu. Gerak aktif mereka masih terlihat dan terasa begitu jelas. Semoga kalian kuat ya .. Ibu dan ayah sayang kalian bertiga ...
Berkunjung ke Dr Ivan, untuk kontrol kehamilan, kemaren tgl 7 May 2011. Seperti biasa aku bertemu dengan pasukan triplet .. Mbak Irma dan Mbak Fika tiap dua minggunya. Kami saling bertukar informasi tentang perkembangan masing-masing. Mulai dari baju yang kian menyempit, hingga ke kaki yang bengkak ... ^.^
Bukan satu masalah besar, bila menemukan banyak perbedaan-perbedaan, karena toh kondisi masing-masing ibu berbeda dan unik ..
Kali ini, berat ibu naik menjadi 58,7 kilo dari sebelumnya 56,9. Tensi ibu 117/74 dari sebelumya 122/75.
Pertama masuk ke ruang dokter, kita langsung menuju ke USG. Melihat perkembangan pasukan ibu .. Adek Kalem masih dengan posisi di bawah puser, cuma kakinya sudah malang melintang (ibu lupa ke sebelah mana). Sementara Adek Tomboy sudah di atas puser .. !! (whatt ..??) dengan kaki mulai ke arah pinggang kanan ibu sedikit. Wah, itu yang serign nendang- nendang. Ibu fikir itu Abang selama ini? Ha ha .. Dan Abang ... ups, makin keatas ke dekat dada/diafragma ibu. Namun kakinya ?? entah masuk ke dalam .. agak susah di usg ..
Kali ini berat Adek Kalem sudah mecapai 1 kilo. Adek Tomboy 1.025 gr dan Abang 980. Pertambahannya paling banyak Abang ... 260 gr. Adek kalem 200 gr dan Adek Tomboy 235 gr. Bravoo buat Abang yang bisa mengejar ketinggalan .. (klik di sini buat referensi berat dan panjang janin every weeks)
Namun lucunya pas mau diambil fotonya .. Adek Kalem ngumpet. Adek Tomboy terlihat mikir beratttt banget. Haha .. tangan nya satu nampak mendekat ke arah dahinya. Haha .. ayah dan ibu tertawa, juga dr Ivan. Sampai dr Ivan memperagakan gayanya. "Duh berat banget ya Dek, hidup berhimpitan bertiga di dalam .." goda dr Ivan. Haha ... kayak habibie aja nih, mikir negara .. goda ibu.
Tapi begitu dicoba pengambilan gambar kedua, Adek Tomboy makin terlihat mikir berat .. soalnya kedua tangannya menutupi wajahnya .. walahhhhhh ...
Sementara Abang nyungsep, wajahnya ke arah punggung ibu. Wes lah ... ndak dapet foto pasukan, sesi kali ini. Haha .. Tapi ayah dan ibu senang bisa melihat aksi mereka yang lucu-lucu. Gak sabar rasanya ingin memeluk kalian .. mencium kalian .. dan tertawa dengan ulah-ulah kalian. Ibu sayang kalian nak .. tetap sehat ya ..
Hari minggu itu tgl 8 May .. ayah dan ibu menginap di Bogor. Selama perjalanan ke Bogor, kalian terus menendang. Bahkan tgl 7 Malam ketika lagi rame siaran bola di tv, Adek Kalem ikut menendang nendang. Wah ibu bahagia banget, karena Adek Kalem terbilang jarang bergerak yang bisa ibu rasakan. Makanya ibu namakan Adek Kalem .. karena paling Kalem ..
Cuman lucunya, ketika Minggu pagi itu, ibu dan ayah tengah bebenah isi gudang. Ibu merapikan buku-buku ke dalam rak. Sampai lupa makan siang .. sembari istirahat tiduran, rupanya Adek Tomboy aktif bergerak. Kepalan tangannya menonjol di perut ibu .. pun bergerak menonjol mengelilingi puser ibu. Wah .. terang ibu kaget. Lucu, mau tertawa, heppy tapi sekaligus ibu paham kalau kalian lapar. Ayah yang sudah melaju membeli nasi dan lauk pauknya segera datang ..
Ibarat Pertolongan pertama, ayah langsung menyajikan hidangan siang itu. Sayang ibu pun makan nya tak banyak. Langsung ngap ketika masuk beberapa sendok. Mual 2x. Dan ibu hentikan asupan makanannya. Ibu selingin dengan minum susu saja .. sambil beristirahat. Adek mulai tenang ...
Sekarang ibu agak kesulitan miring ke kiri. Karena sakit di bagian dalem .. ibu khawatir kalau dipaksakan malah bikin kalian gak nyaman. Jadi ibu mencoba miring ke kanan pelan-pelan. Ayah yang mengajarkan ibu supaya jangan terlalu tegang, biar gak sakit. Relax bisa membuat lebih nyaman ketika berubah posisi ..
Okay pasukan three musketeers .. sampai bertemu sesi pemotretan tgl 21 May ya ... ^.^ Jangan lupa senyumnya ... haha ..
 Tepat hari ini 27 weeks. Bobotku kian terasa berat. Jalan sudah seperti robot kehabisan batere. Pu n kalau jalan ke pasar atau ke mall, sudah banyak mencuri mata-mata yang melihat, seperti sebelumnya. Soal gesit? Jangan ditanya deh .. hihi, sudah kegendutan .. yang ada, selalu minta tolong ambilkan ini atau itu. Kalaupun mau gerak ambil sendiri .. seperti siput, lama ... haha ..
Perubahan demi perubahan membuatku tertawa sendiri. Tidur hanya bisa bertahan sebentar. Sebentar-sebentar uring uringan ke kiri (ups ada yang nendang), ganti ke kanan (ups ada yang nendang lagi). Terlentang, capek juga ya? Haha .. Kalau dulu, aku anti nyalain AC karena suka masuk angin. Sekarang, malah suka banget nyalain AC.
Beberapa orang yang melihatnya selalu menanyakan usia kandunganku. Tebakan mereka selalu "sudah bulannya ya?" hihi .. gak kebayang .. Kalau kehamilan 1, ini merupakan usia kehamilan 9 bulan. Ternyata ini baru beranjak 27 minggu. "Besar ya?" respond mereka. Ada sebagian yang langsung kuberitahu soal kembar nya baby ku, bila mereka menanyakan tentang kelaminnya."Cowok apa cewek mbak?" tanya mereka. Dan kujawab," Dua duanya .." pun terbelalak lah mata-mata mereka yang mendengarnya.
Haha ... Namun banyak pula yang tak kuceritakan soal kehamilan kembar yang ku jalani ini. Dengan alasan, aku tak ingin sesumbar mengatakan nya kepada setiap orang yang bertanya. Perjalanan kehamilanku masih panjang. Aku hanya takut mendahului keputusan Tuhan. Aku tak ingin sesuatu terjadi diantara 3 bayi-bayiku. Makanya aku cenderung untuk menyimpan nya.
Semoga Tuhan menjaga kesehatan mereka bertiga .. aamiin ..
Kini ketiga babiesku makin rajin bergerak. Tendangan nya suka bikin aku geli. Hihi .. Kalau mereka lapar .. tendangan nya makin terasa sering dan cukup keras. Tapi aku menikmatinya.
Semalam, Abang menonjolkan salah satu anggota tubuhnya, sepertinya kepalan tangan nya. Cukup tinggi dari biasanya. Ibu langsung kaget, begitu pun ayah. Langsung dielus elus oleh ayah, sembari mengajaknya berbicara. "Abang .. Abang masih mau ngajak main ya? sudah malam ini, ayo bobok ya, Nak". Dan perlahan kepalan tangan nya pun menurun .. hihi, ibu dan ayah tersenyum lebar.
"Wah, anak Ayah yang satu ini bandel kayaknya" .. goda ibu kepada ayah. Dan ayah berujar dengan santai nya, "Gak papa, nemenin Ayah ya, Bang, buat isengin Ibu nanti". Haha .. Ayah tertawa lebar ...
Pregnancy 25 weeks 5 days
Ini foto terbaruku .. Lebih seger? Mudah mudahan ya? Haha ... Soalnya babiesku tambah berat badannya .. pun jalanku semakin pelan. Diantara semua itu, rasa kangenku akan kehadiran mereka semakin menjadi jadi. Apalagi gerakan mereka semakin kuat, hingga diafragma pernafasanku pun mulai didera sakit dan nyeri. Tak apa .. itulah indahnya masa-masa mengandung buah hati yang sudah lama kunantikan.
Dimulai dari nafsu makan ku yang kian merosot. Karena lambungku mulai terdesak oleh posisi abang yang berada dekat di dadaku. Tendangannya kencang, membuatku bahagia .. mm, tak henti hentinya aku mengelus elus perutku dan mengajaknya berbicara. Walau pun begitu, aku berusaha mengakali jam makan-makan ku dengan kombinasi yang cukup. Tak selalu bagus memang, tapi semua disempurnakan oleh vitamin yang diberikan dokter dan susu Anmum.
Kini aku agak sulit bila tidur miring ke kiri. Sakit di diafragma membuatku nyeri sekali. Termasuk bila bergerak ketika tidur. Suami mengajariku untuk melemaskan otot otot agar tidak kaku. Mm .. it works !!
Namun 2 hari kemudian, perlahan pola tidur miringku ke kiri dapat segera kuatasi, walau tak mulus. Dokter mengatakan itu biasa, kemungkinannya bisa lebih dari itu. Haha .. wah, amazing rasanya merasakan semua itu.
Kemarin tgl 23 April, Ibu dan Ayah datang lagi ke Dr Ivan untuk kontrol kehamilan, dan menyaksikan kalian, my three musketeer di layar USG. Wah ... lucunya semua berubah posisi. Haha .. Ibu dan ayah tersenyum lebar sekali. Rupanya perut ibu sebelah kanan yang biasanya bersisi kepala kalian, sekarang berisi kaki kalian .. Haha, pantes saja, ibu sering merasakan tendangan daerah situ.
Kepala Adek Kalem kini berada di sebelah kiri paling bawah. Diatas nya, kepala Adek Tomboy. Dan diatas puser ibu sebelah kiri, Abang-jagoan ibu ... haha .. Rupanya Adek kalem gak kalem-kalem amat ya, sayang ... haha .. kapan sih kalian itu muter-muter? Kok ibu bisa gak berasa ya? Haha ..
Malam itu, ketika Ayah dan Ibu menginap di Bogor, Ayah mengaji .. wah rasanya sejuk deh. Kalian bertiga bergerak terus, menendang nendang, tanda senang dengan suara ayah yang lantang. Bahagia rasanya .. Ibu pun jadi tenang beristirahat.
Ini merupakan kehamilan yang menyenangkan buat Ibu, dan Ayah tentunya. Ibu tak lagi memikirkan bagaimana sedihnya ibu, ketika dahulu ibu begitu menginginkan kalian hadir dalam pelukan ibu. Tak lagi memikirkan suara suara sumbang yang harus ibu dengar, ataupun perlakuan tak menyenangkan yang sering ibu terima.
Karena Ibu amat sangat bersyukur dengan berkah rizki yang kini tengah Ibu jaga, hadiah dari Tuhan. Ibu hanya memikirkan kalian dan kebahagiaan Ayah semata. Ibu ingin rajin beribadah untuk kalian. Karena Tuhan telah mempercayakan kalian kepada Ayah dan Ibu. Kalian segalanya buat Ibu dan Ayah .. We love you guys ...
Ohya .. kali ini, berat Adek Kalem 800gr, Adek Tomboy 790gr dan Abang 719. Wah Abang menunjukkan kenaikan yang bagus. Ayooo .. Abang kejar ketinggalan berat badan nya ya sayang. Supaya ketika lahir nanti berat kalian seimbang, dan bisa mencapai angka 2 kilo lebih. Karena Ibu ingin membawa kalian pulang bertiga secara bersamaan, tanpa terpisahkan satu dengan lainnnya ..
Berat ibu sekarang 56,9 kilo .. naik hampir 2 kilo dr kemaren 55,01 kg. Total kenaikan ibu, 16 kilo. Mudah mudahan kita berempat sehat selalu ya sayang .. Tuhan melindungi kita semua ...
 Sumber: Milis Hypnobirthing Ketika Tuhan Menciptakan Ibu
Ketika itu, Tuhan telah bekerja enam hari lamanya.Kini giliran diciptakan para ibu.
Seorang malaikat menghampiri Tuhan dan berkata lembut: "Tuhan, banyak nian waktu yg Tuhan habiskan untuk menciptakan ibu ini?" dan Tuhan menjawab pelan: "Tidakkah kau lihat perincian yang harus dikerjakan?01) Ibu ini harus waterproof (tahan air / cuci) tapi bukan dari plastik.02) Harus terdiri dari 180 bagian yang lentur, lemas dan tidak cepat capai03) Ia harus bisa hidup dari sedikit teh kental dan makanan seadanya untuk mencukupi kebutuhan anak-anaknya04) Memiliki kuping yang lebar untuk menampung keluhan anak-anaknya.05) Memiliki ciuman yang dapat menyembuhkan dan menyejukan hati anaknya.06) Lidah yang manis untuk merekatkan hati yang patah, dan07) Enam pasang tangan!!
Malaikat itu menggeleng-gelengkan kepalanya "Enam pasang tangan?" "Tentu saja! Bukan tangan yang merepotkan Saya, melainkan tangan yang melayani sana sini, mengatur segalanya menjadi lebih baik," balas Tuhan. 08) Juga tiga pasang mata yang harus dimiliki seorang ibu."Bagaimana modelnya?" Malaikat semakin heran. Tuhan mengangguk- angguk.
"Sepasang mata yang dapat menembus pintu yang tertutup rapat dan bertanya,"Apa yang sedang kau lakukan di dalam situ?", padahal sepasang mata itu sudah mengetahui jawabannya.
"Sepasang mata kedua sebaiknya diletakkan di belakang kepalanya, sehingga ia bisa melihat ke belakang tanpa menoleh. Artinya, ia dapat melihat apa yang sebenarnya tak boleh ia lihat dan sepasang mata ketiga untuk menatap lembut seorang anak yang mengakui kekeliruannya.
Mata itu harus bisa bicara! Mata itu harus berkata: "Saya mengerti dan saya sayang padamu". Meskipun tidak diucapkan sepatah kata pun.
"Tuhan", kata malaikat itu lagi, "Istirahatlah". "Saya tidak dapat, Saya sudah hampir selesai" 09) Ia harus bisa menyembuhkan diri sendiri kalau ia sakit.10) Ia harus bisa memberi makan 6 orang dengan satu setengah ons daging.11) Ia juga harus menyuruh anak umur 9 tahun mandi pada saat anak itu tidak ingin mandi Akhirnya Malaikat membalik balikkan contoh Ibu dengan perlahan."Terlalu lunak", katanya memberi komentar. "Tapi kuat",kata Tuhan bersemangat. "Tak akan kau bayangkan betapa banyaknya yang bisa ia tanggung, pikul dan derita. "Apakah ia dapat berpikir?" tanya malaikat lagi."Ia bukan saja dapat berpikir, tapi ia juga dapat memberi gagasan, ide dan berkompromi", kata Sang Pencipta. Akhirnya Malaikat menyentuh sesuatu dipipi. "Eh, ada kebocoran disini""Itu bukan kebocoran", kata Tuhan. "Itu adalah air mata. Air mata kesenangan, air mata kesedihan, air mata kekecewaan, air mata kesakitan, air mata kesepian, air mata kebanggaan, airmata .. airmata .."
Sembari banyak beristirahat, menikmati masa masa kehamilan, aku banyak menggali informasi tentang kehamilan dan baby, melalui keluarga, teman dan juga artikel di internet. Membingungkan? Ya .. tentu saja. Masing masing memiliki nilai kekuatan nya sendiri sendiri, walau terkadang tak selalu didasari oleh alasan logis yang tepat atau bisa dimengerti.
Namun bagaimanapun juga, aku selalu berusaha menampung setiap masukan dan menyimpan nya untuk kemudian kugali lebih lanjut. Sedikit membosankan memang menghabiskan waktu seharian untuk itu. Namun, disela-sela rebahan dan acara santai, aku mengusahakan untuk mencari informasi yang masih banyak sekali tersimpan ..
Kali ini, aku hanya ingin berbagi link nya saja. Pembaca dapat langsung menuju ke site yang dimaksud. Ini juga membantuku mempermudah mencari link-link itu kembali, bila sewaktu waktu aku membutuhkannya, untuk dibaca kembali, atau untuk referensi kepada keluarga, teman dan siapa saja yang membutuhkan.
Selamat Menikmati ya ...
Umum - Perkembangan Janin dari Minggu ke Minggu - Doa Doa Yang Dibaca Saat Hamil - Ibu, dan Bayi - Tanya Dokter.com - Pregnancy.org
Imunisasi - Imunisasi Campak - Campak Jerman - Dokter Muchlis-Penyakit Campak
Keperluan Bayi- Mommy Gadget - Rental Baby Revian
Makanan Pendamping Asi- Gasol Pertanian Organik
About Baby - Penurunan Berat Badan Bayi - Baby Center - Berat Badan JANIN every weeks
Breastfeeding/Menyusui- Breastfeeding.com - Klinik Dr Tiwi-ASI - Inisiasi Menyusui Dini - Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia/AIMI
Klinik Laktasi- Mother and Baby
Bayi Kembar - Ayah Bunda Online-Merawat Bayi Kembar
 Sumber: Milis Hypnobirthing
Bila Ibu Boleh Memilih
Anakku, Bila Ibu boleh memilih apakah Ibu berbadan langsing atau besar karena mengandungmu, maka Ibu memilih mengandungmu ..
Karena dalam mengandungmu, Ibu merasakan keajaiban dan kebesaran Tuhan. Sembilan bulan Nak, engkau hidup di perut ibu ..
Engkau ikut kemanapun ibu pergi, engkau ikut merasakan ketika jantung Ibu berdetak karena kebahagiaan, engkau menendang rahim Ibu, ketika engkau merasa tidak nyaman, karena Ibu kecewa dan berurai air mata ..
Anakku, Bila Ibu boleh memilih apakah Ibu harus operasi Caesar, atau Ibu harus berjuang melahirkanmu, maka Ibu memilih berjuang melahirkanmu ..
Karena menunggu dari jam ke jam, menit ke menit kelahiranmu adalah seperti menunggu antrian memasuki pintu surga ..
Karena kedahsyatan perjuanganmu untuk mencari jalan keluar ke dunia sangat Ibu rasakan ..
Dan saat itulah kebesaran Allah menyelimuti kita berdua. Malaikat tersenyum diantara peluh dan erangan rasa sakit yang tak pernah bisa Ibu ceritakan kepada siapapun juga ..
Dan ketika engkau hadir, tangismu memecah dunia. Saat itulah, saat paling membahagiakan. Segala sakit dan derita sirna melihat dirimu yang merah. AJAIB Tuhan menciptakanmu .. Anakku, Bila Ibu boleh memilih apakah Ibu berdada indah, atau harus bangun tengah malam untuk menyusuimu, maka ibu memilih menyusuimu ..
Karena dengan menyusuimu Ibu telah membekali hidupmu dengan tetesan – tetesan dan tegukan tegukan yang sangat berharga ..
Merasakan kehangatan bibir dan badanmu di dada Ibu dalam kantuk Ibu, adalah sebuah rasa luar biasa yang orang lain tidak bisa rasakan .. Anakku, Bila Ibu boleh memilih duduk berlama – lama diruang rapat atau duduk di lantai menemanimu menempelkan puzzle denganmu, maka Ibu memilih bermain puzzle denganmu ..
Tetapi anakku, hidup memang pilihan, jika dengan pilihan Ibu, engkau merasa sepi dan merana, maka maafkanlah nak.
Maafkan Ibu, maafkan Ibu .. Percayalah nak, Ibu sedang menyempurnakan puzzle kehidupan kita, agar tidak ada satu kepingpun bagian puzzle kehidupan kita yang hilang. ..
Percayalah nak, sepi dan rasa kehilanganmu adalah sebagian duka Ibu .. Percayalah nak, engkau selalu menjadi belahan nyawa Ibu ..
 Menjelang usia 24 minggu, sudah banyak perubahan yang kualami. Sudah mulai bisa lebih rapi dalam bebenah diri, dan mengkombinasikan pakaian. Walau aku sempat kaget juga, mostly baju-baju ku yang besar-besar, sudah kian menyempit terutama di bagian perut. Stok baju pun menjadi lebih sedikit. Tapi tak apalah ..
Eniwei .. Abang dan Adek-Adek, kian sering dan aktif menggerakkan badannya. Entah menendang, atau memutar mutar dirinya di dalam. Kira kira sedang apa ya mereka? Cuman Adek Kalem yang paling bawah, memang jarang sekali bergerak. Fikirku .. karena ruangnya lebih lega, jadi pergerakannya tak terlalu berasa olehku.
Senangnya mengetahui mereka aktif. Aku suka mengelus elus dan mengajaknya berbicara. Terkadang aku suka ikut bernyanyi ketika beberapa alunan musik diputar. Rasanya sih pingin goyang seluruh badan, apalagi kalau sudah di depan cermin. Haha .. apa daya, berat di bagian perut, jadilah pantatku yang asik goel-goel. Haha ..
Kalo kata suami sih "bumil genit" haha ... Tapi rasanya lepas dan riang. Nyaman dan bisa mengajak anak-anak ikut menikmati suasana. Pinginnya ke karaoke Inul .. tapi suamiku kurang suka ngabisin waktu kesana, saat ini. Karena saptu minggu, pasti larinya ke Bogor.
Kemaren tgl 9 April, tepat Ayah ulang tahun .. Kita mengunjungi dr Ivan. Seperti biasa, dr Ivan menanyakan keluhan keluhan yang mungkin ibu alami. Selain soal kenceng di perut, Dede Kalem jarang aktif bergerak. Setelah itu, kita USG deh ..
Alhasil ... kita lihat si Dede Kalem sedang tersenyum. Aduhhhh ... ibu makin kangen aja. Pingin cepet-cepet gendong aja rasanya. Cantik sekali senyum nya, mirip ibu ya, nak. Haha .. Lalu si Abang juga di zoom wajahnya. Wahhh ... hidungnya mirip ayah. Haha .. ayah bangga banget. Hidung dan matanya. Tapi bibirnya mirip ibu ... haha ..
Sementara Adek tomboy, sudah 2 minggu yang lalu di zoom. Kali ini, Adek tomboy beratnya 600 gr, Adek kalem 500 gr dan Abang 450 gr. Karena Adek tomboy dan Abang berdekatan plasentanya dan kantongnya, jadi suka rebutan makanan. Tapi dr Ivan mengatakan sejauh ini masih normal.
Terus terang ibu khawatir juga dengan berat Abang. Tapi merasakan gerakannya aktif sekali diantara ketiganya, ibu jadi tenang. Tetap berfikir positif.
Mbah Kakung ikut menikmati suasana pemotretan hari itu. Tak banyak komentar, selama diketahui kondisi ketiganya baik baik saja.
Ibu kian aktif mengikuti banyak milis di yahoo groups. Ibu ingin yang terbaik buat pasukan ibu. Apalagi pengalaman ibu belum ada, ini yang pertama buat ibu. Ibu ingin kalian bertiga lulus sarjana ASI Exclusive 6 bulan, dan Sarjana S2 Asi sampai 2 tahun. Mudah mudahan ibu bisa ya. Ibu banyak belajar tentang ASI dari banyak informasi.
Sekarang kaki ibu mulai bengkak-bengkak, sejak usia kandungan 20 minggu. Tidur ke kiri dan ke kanan pun agak sulit. Menurut artikel, itu wajar. Bisa karena beban ibu kian berat, sehingga pembuluh darah di kaki harus menanggung beban. Bisa karena kebanyakan makan garam, bisa karena terlalu banyak jalan/duduk, bisa karena hormon, dan karena ada salah satu organ tubuh yang terdorong/terjepit oleh posisi/tendangan di bayi.
Diantara semua itu, ya kita kembalikan untuk tetap banyak beristirahat. Menikmati suasana dengan tenang. Menikmati musik dan relaksasi .. Tetap berfikir positif, dan jangan makan terlalu banyak. Sedikit-sedikit tapi sering ...
Ayah berdoa, semoga kelahirannya tepat di usia 37-40 minggu. Sehingga organ pernafasan nya sudah siap betul untuk beradaptasi dengan dunia luar. Aamiin ...
Insya allah kita USG lagi tgl 23 April, yaitu di usia 25 weeks, 3 days.
 Mengikuti saran beberapa artikel, ketika usia kehamilan memasuki minggu ke-20, baby sesering mungkin diajak berkomunikasi dan diputarkan lagu lagu yang sifatnya lembut untuk merangsang perkembangan otak dan kecerdasannya.
Mulai dari ayat ayat suci, hingga ibunya nyanyi sendiri .. (duh, pede bener ^.^), tentunya sudah kumulai sejak usia kandungan 8 minggu. Semenjak detak jantung berbunyi, aku selalu mengelus elus perutku, dan mulai mengajaknya berbicara, menjalin kedekatanku. Dan setiap malam ketika tidur, ayat ayat suci tak pernah lepas dari speaker handphoneku. Agar my babies bisa istirahat dan mimpi indah.
Kali ini, aku sudah mengumpulkan beberapa lagu lagu lembut dan lambat berirama, barat dan Indonesia. Sesekali aku turut bernyanyi dan bergoyang di depan cermin, haha .. menikmati suasana. Bongkar bongkar kumpulan CD mp3 yang sudah lama .. Sembari mendonlot dari internet. Bisa klik di sini, untuk referensi lagu lagu islaminya ..
Tak lupa, lagu anak anak koleksi barat pun sudah kukantongi. Tadi pagi, sengaja kusetel sekedar membangkitkan suasana masa kecil. Suamiku nampak suka dengan iramanya. Sesekali riang, sesekali lambat ... bergaya country. Membayangkan lagu lagu itu disetel dan bernyanyi bersama anak anak ...
Sekalipun para ahli menyarankan untuk memutar mozart, namun aku tak terlalu menyukainya. Lagu lagunya terbilang aneh dan agak sulit dimengerti. Hanya beberapa saja yang kusortir, dan bisa kunikmati. Selebihnya aku utamakan lagu lagu anak Indonesia, Barat, dan dewasa Islami yang lembut.
Semoga suatu saat kelak mereka dewasa, ada yang bisa nemenin ibu bersenandung ya .. biar di rumah rame terus ^.^ **Link: 1. Teknik dan Saat Tepat Memberi Terapi Musik 2. Musik Bikin Cerdas3. Memperdengarkan Al Quran Meningkatkan IQ Balita Mejeng di dapur baruku
Sudah lama gak foto-foto di saat lagi endut. Hi hi .. rasanya lucu juga melihat perutku kian endut. Sexy dan makin berisi. Perkembangan besarnya hanya terjadi disekitar perut dan pantat. Tangan-kaki dan wajah tak banyak mengalami perubahan/pemekaran lahan .. *hadeuh*
Ceritanya, semalam (16.03.2011) seperti kejutan banget, buatku dan suami. Adek-adek dan abang mulai banyak melakukan aktivitas gerak. Aku menunjukkan nya ke suamiku. Tangan suamiku mulai memegang perutku. Ya .. gerakan gerakannya sudah terasa. Beberapa kali terasa cukup kencang, dan itu membuat suamiku tersenyum ..
Hal pertama terjadi dalam pengalaman hidupku dan suamiku, bisa merasakan kehadiran buah hatiku. Terasa begitu dekat dihati .. Terasa sangat menyentuh dan membuatku semakin rindu pada mereka.
Ayah tak bosan bosannya meraba perut ibu sekedar untuk menikmati tendangan kalian sayang .. Lalu ayah tersenyum, walau entah apa yang ada di fikiran ayah ketika itu. Ibu hanya mengamati raut wajah ayah yang nampak menanti gerakan gerakan berikutnya. Terkadang tangan ayah berpindah ke sisi yang lain, sambil mencari cari mana gerakan lainnya.
Tadi pagi sehabis shubuh, ayah langsung mengaji. Kembali tendangan tendangan kecil itu ibu rasakan. Ayah akhirnya memegang perut ibu sambil mengaji 1 juz. Anak anak nampak tenang didalam. Sesekali melakukan gerakan, selebihnya tenang ..
Bahagia rasanya .. Mudah mudahan malam ini, Abang dan Adek-Adek nendang lagi ya .. ibu kangen loh.
Mbak Fika, Mbak Irma dan Aku Beginilah ulah para bumil ketika selama ini hanya berkomunikasi dan bercanda lewat udara, plus kali ini bertemu lewat darat. Kami punya kasus yang sama, yaitu triplet. Coba lihat .. aku paling imoet sendiri tha? haha ...Ketika itu usia kandunganku 19 weeks 3 days. Rasa begah, penuh, berat dan serba salah dalam berposisi sudah kurasakan. Bahagia sih, bisa merasakan semua pengalaman itu, hanya saja .. aku menjadi tak terlalu memperdulikan sekitarku, kecuali kenyamanan babies yang ada dalam kandunganku. Terkadang rasa sesak itu datang di dadaku. Kecil .. tapi lumayan juga. Entah angin atau tendangan si Abang yang merasakan ruangan nya makin sempit.Terkadang tulang punggung kananku yang nyeri atau pegel .. berasa sekali cuman ingin tiduran. Tak bisa duduk tegak, apalagi nyender. Kecuali dibawa berjalan, rasa pegelnya perlahan berkurang.Di bagian bawah perut sudah kian "membulat". Maksudnya, bila kelamaan duduk akan terasa seperti tertekan .. jadi jalan terbaik adalah selonjor, atau tiduran. Haha ...Bahagia rasanya melihat perutku yang kian membulat dan membesar. Kakiku pun terlihat bengkak. Pantesan sepatu santaiku yang ber ukuran 39 berasa penuh dan nyaman dipakai. Haha ..Sekarang .. kalau tidur, ayah mengitari ibu dengan bantal. Biar nyaman ... soalnya ibu suka uring uringan kalau berasa ada yang pegel sedikit. Ngiri ngeliat ayah kalau bobo, lelap bener kayak baby, sementara ibu berharap bisa ikutan lelap seperti ayah ...Sekarang tendangan anak anak mulai berasa lebih sering. Terutama kalau mandi. Mungkin karena senang ya merasakan dingin-dingin. Ibu juga makin sering berbicara dan mengajak ngobrol kalian ..
Ayah mengaji untuk kalian .. agar kalian damai di dalam dan tak merasa sendiri.Ibu suka sekali membelai perut dan mendekatkan dengan kalian. Ayah juga suka mencium perut ibu, haha .. Ayah sudah gak sabar pingin ngajak kalian bermain dan melihat ulah kalian yang nakal dan lucu.
Ayah dan ibu sudah kangen dengan kehadiran kalian. Ayah sudah tak sabar lagi mempersiapkan perlengkapan baju kalian, soalnya ibu sudah mulai cepat lelah kalau berjalan. Ibu gak berani jalan terlalu jauh. Ibu lebih nyaman kalau rebahan, ya duduk sambil main internet bolehlah, .. haha
Ibu sudah lama gak pegang kamera lagi. Karena ibu takut "lupa" sedang menggendong kalian bertiga, sementara ibu keasyikan ambil foto. Haha .. Yang kuat ya sayangku di dalam. Dr Ivan kemarin menyatakan kalian sehat. Berat kalian pun tak jauh satu dengan lainnya (330gr/cewek, 300gr/cewek dan 300gr/cowok). Tapi untuk pengawasan lebih baik, dokter menjadwalkan pertemuan 2 minggu sekali. Wah ibu jadi tambah rindu melihat kalian di layar usg. Kalian sudah mulai gendut didalam. terlihat dari daging di paha kalian sudah berisi. Ya ampun ... semoga anak anak ibu sehat dan gak kurus kurus kayak ibu ya?
Ibu selalu mendoakan kalian sehat, sempurna tanpa kurang suatu apa. Ibu sayang kalian ..  19 minggu sudah usia kandunganku. Apa yang terjadi? My three muskeeters sudah banyak menendang, dan aku pun mulai kesulitan ketika tidur. Maunya tidur terlentang, namun yang kubaca dari Google, tidur terlentang akan mengakibatkan beban pada tulang punggung.
Jadi aku mencoba untuk tidur miring ke kiri (yang disarankan) dan ke kanan. Cuman rasanya seperti "jatuh" perutku. Hihi .. alhasil diganjel bantal deh ..
Akhir akhir ini, aku sering masuk angin. Nyalain AC, atau ketika ketularan flu dari suami. Kebanyakan makan yang mengakibatkan "begah" .. semua menyebabkan aku sulit tidur. Terkadang siang, aku pun tak berani tidur, karena takut, malam aku kekenyangan dan kesulitan tidur. Tapi asal perut kenyang sedikit, mata akan cepat sayu dan pulas lah sudah.
Aku sudah mulai bisa masuk ke dapur dan mengolah makanan, walau tak banyak. Biasanya selalu mual dan tak bersemangat. Pun dandan sudah mulai merasa lebih enak Minimal alas bedak dan lisptik saja .. serta rapi dalam berpakaian.
Celana hamil yang dipinjamkan adik iparku, sudah tak muat lagi. Tak lagi memenuhi gendutnya perutku. Alhasil aku membeli rok jeans yang bisa dipadukan dengan beberapa busana motif.
Aku juga sudah posting pengalamanku di sini. Semoga saja, kelak anak anakku bisa membaca perjuangan ayah ibunya, ketika mengusahakan kehadiran mereka ke dunia dengan penuh doa, harap dan cinta kasih. Amien ..
Agh .. aku merindukan kehadiran anak anakku, sehat, sempurna tanpa kurang suatu apa.
Kemaren tgl 3 Maret, kami melakukan USG 4d, di Klinik Moeghni dengan dr. Bambang Kartono. Disimpulkan my three muskeeters adalah 2 princesses dan 1 jagoan. Alhamdulillah ya Tuhan .. semoga mereka diberi kekuatan selama berada dalam kandunganku. Jangan saling nendang ya nak .. saling sayang ya didalam .. Ibu sayang kalian semua ...
17 minggu sudah lewat 2 hari, aku mengandung. Rasa bahagia, haru dan rindu akan kehadiran buah hati, makin terasa dekat. Kali ini kakak (panggilan untuk salah satu calon bayiku) sudah mulai menendang. Terutama yang disebelah kanan atas dekat puser. Ketika aku mandi, atau sekedar buang air kecil. Tapi kalau lapar ... pyuhhh, ketiga tiga nya semua menendang. Haha ...
Semulai usia 15 minggu, aku makin rutin mengajaknya berbicara. Namun yang kubaca seusia 7 minggu pun, sebaiknya kita usahakan untuk mendengarkan hal hal yang baik didekat mereka. Baik lagu-lagu yang lembut atau alunan ayat kitab suci. Karena itu akan menentramkannya.
Ayah pun semakin sering mengusap perut dan memberikan ciuman. Mengajak mereka berbicara atau sekedar menghayalkan ulah usilnya kelak. Ayah semakin sering pulang tepat waktu dan menanyakan khabar pasukan bodrex nya. Haha ...
Kini ibu semakin sexy ... Perut ibu sudah mulai terlihat membuncit. Puser pun semakin keluar, dan lubangnya makin mengecil. Setiap pagi sudah mampu sarapan dengan asupan yang banyak. Mual sudah berkurang, semenjak menjelang usia 16 minggu.
Pepaya dan susu menjadi santapan rutin ibu untuk menutupi kekurangan kebutuhan gizi yang tak terpenuhi. Juga vitamin yang diberikan oleh dr. Ivan.
Tahun ini menjadi yang terindah dalam hidup ibu. Setelah perjalanan panjang dan penuh dengan ketidakpastian. Keikhlasan dan kesabaran itu akhirnya berbuah hikmah yang besar. Hanya Tuhan yang memiliki semua jawabannya .. Trimakasih Tuhan ..
Menanti mu .. Menanti kalian hadir dalam hidupku ..
Detak jantung itu terasa dekat .. Buah cintaku yang selalu kurindu .. Tangan tangan kecil kalian seakan ingin kugapai, untuk kupeluk .. Dan kaki kaki yang teramat lincah, kurasakan begitu riang dalam perutku ..
Menantimu .. Menanti kalian menyapa ibu .. dan ayah Menikmati tangisan yang membuat ibu khan selalu terkenang .. dalam haru dan bahagia Menyaksikan kalian terlahir dengan sempurna dalam lindungan Tuhan
Menantimu .. Menanti kalian dalam buaian ibu dan ayah .. Menanti kalian tuk tertidur dalam nyanyian lullaby ..
Menanti kalian menyapa ibu dan ayah .. Menanti kalian mewarnai kerinduan yang lama tersimpan ..
Love u guys !!
-Love poem for my babies-
USG 11 weeks Pregnancy 15.01.2011
Tak terasa ketika itu, perjalananku sudah menjelang 12 minggu atau tepatnya 3 bulan. Dan hari ini 19 Januari 2011, adalah bulan ke tiga dari kehamilanku. Alhamdulillah ..
Tidak ada kata yang mampu diucapkan selain puji syukur yang teramat sangat kepada Pemberi Kehidupan. Terbayang sudah mungilnya mereka terbaring, bertetanggaan bertiga di dalam rahimku. Amazing. Pemandangan yang sangat indah. Sungguh kuasa Tuhan tiada terkatakan.
Sempat terucap keinginan untuk melihat kelaminnya. Dokternya sampai tertawa ... Tapi biar gimana juga, itu diusahakannya juga. Rupanya belum keliatan jelas. Detak jantungnya makin terdengar. Agh ... I miss you guys ...
Aku benar benar ingin menjaganya. Sekalipun harus merasakan mual yang berkepanjangan. Dan harus beristirahat panjang di tempat tidur .. Ibu merindukan kehadiran kalian ... kalian harus sehat dan kuat ya ...
Kali ini panjang babiesku 5,2 cm. Semoga diberi kekuatan dan kesehatan. Kemudahan hingga sampai masa kelahirannya kelak ...
Amien USG 8 weeks Pregnancy 24.12.2010
8 Minggu perjalanan kehamilan, sudah ditemani dengan mual dan pusing. Biasa rajin minum susu bumil, susu kedelei, bubur kc hijau dan brokoli, kali ini semuanya hilang dari mataku. Mual ... semua.
Aku mulai merasakan mual pas 1 Desember 2010. Tepat 4 hari setelah bagi raport, penentuan kehamilan. Mulai dari mandi (masuk kamar mandi), cuci piring, pakaian, cuci rambut, hingga ke urusan dandan (bedakan, dan lipstikan) mual. Pergi pergi pun sudah tidak mikirin penampilan lagi .. Asal tertutup aurat, jadilah berangkat ... haha ..
Diatas hasil usg minggu ke 8 4d. Panjangnya sudah mencapai 2cm. Pertama melihat gambarnya di layar usg, rasanya tak terbayang perkembangannya akan secepat itu. Kagum, haru, semua bercampur dengan bahagia melihat si kecil sedang 'tiduran' di dalam perutku. Dokter Ivan men zoom layar usgnya satu persatu, untuk mendengarkan detak jatuknya. Agh ... rasanya kedekatan itu makin terasa.
Tapi leganya, aku memang tidak terlalu merepotkan. Semasa kehamilan, keinginan akan menikmati makanan tertentu, saat itu juga memang ada. Namun bila belum tersedia, aku bisa menunggunya sampai waktu yang diharapkan.
Sehari harinya banyak kuhabiskan dengan istirahat dan istirahat. Tak suka membaca buku, bermain komputer, hanya bermodalkan tv dan HP sebagai hiburanku. Aku bahkan tak terlalu aktif dalam rutinitasku sebelumnya. Untuk sekedar jalan agak jauh saja, aku sudah mulai pusing dan seperti mau pingsan.
Setiap habis makan, selalu ngantuk. Ya sudah, kuhabiskan waktu siangku dengan tidur. Kalau pagi tidak bisa sarapan, mualnya akan berkepanjangan ... haha ...
Nikmatnya menikmati masa masa kehamilan. Hingga sampai ke hal-hal yang lucu. Suatu ketika, aku kepingin sate ayam. Kebetulan dokterku memperbolehkannya. Tapi karena aku sudah kenyang, lantaran habis makan sore, akhirnya aku sengaja lewat di depan tukang penjaja sate ayam, untuk mengetahui selera makanku. Bila setelah mencium asapnya aku ngiler, berarti aku masih mau ... bila sebaliknya, ya ... kita pulang saja.
Alhasil, ternyata aku ngiler. Dan dibabatlah sate ayam tanpa nasi. Wuih ... wenak eeeee .... hahaha ..
USG 6 weeks pregnancy11.12.2010 Baca Sebelumnya:
-27.11.2010 02.00 am- Alhamdulillah, tepat tgl 26 November 2010 kemarin, dokter menyatakan hasil urinku positif dengan nilai Bhcg 2831. “ …Kemungkinan hamil triplet”, Begitu kata dr. Agustine. Serasa dapet kado di siang bolong, entah apa lagi yang sanggup aku dan suami katakan. Kami hanya berpelukan, tersenyum lebar menyimpan semua ekspresi dan begitu banyak rasa syukur di dalam hati.
Alhamdulillah, Tuhan akhirnya mengabulkan permintaan panjang itu, setelah 9 tahun 4 bulan berjalan. Entah kesabaran apa yang Dia lihat dalam diri kami, hingga amanat itu akhirnya diletakkan dalam pangkuan kami. Subhanallah, Dia tidak pernah telat memberi, pun tidak terlalu cepat memberi.
Ketika itu 13.11.2010, aku menjalankan ET di Rs. Bunda dengan dr ganteng, Ivan. Harapan itu sudah tidak lagi membumbung terlalu tinggi di hatiku, karena kegagalan demi kegagalan sudah sering kualami, pun hinaan serta omongan omongan miring di belakang. Aku jalani saja apa adanya, dengan keihklasan, ibadah dan pengabdianku terhadap kehidupanku. Aku ingin membahagiakan suamiku selama aku masih bernyawa dengan mengikuti semua yang menjadi keinginannya, dan keinginannku.
Hal terberat ketika menjalani ET adalah ketika harus menahan pipis sebelum dan selama proses ET berlangsung. Tidak lama sih … 15 menit saja, namun aku sendiri belum dapat memperkirakan seperti apa proses ET itu berlangsung.
Selama ET berlangsung, suami dipersilahkan menemani. Dan apa yang suamiku lihat? Setitik embrio kecil melompat dari ujung saluran pengantar. Aku sendiri tidak sempat melihatnya .. namun dr Ivan menyatakan kekagumannya dengan tingkah lucu sang embrio yang masih kecil sukanya ‘kabur kaburan’. Hahaha …
Pemandangan itu membuat suamiku haru dan terus terngiang dalam ingatannya. Itu membuatku lebih bersemangat, karena di sanalah aku menemukan harapan.
2 Minggu berlangsung, dengan istirahat pajangku di kamar kost bawah, sempat dihabiskan semalam dengan bermimpi buruk. Tapi semua kukembalikan lagi pada Nya. Bukankah tak ada yang lebih kuasa daripadaNya?
Dan tepat 26.11.2010 kemarin, dengan rasa deg deg an bercampur cuek (gak mau difikirin) aku melakukan test darah. Ups, sebelum test darah untuk ditest bhcgnya aku pipis dulu karena sudah kebelet. Hi hi .. rupanya disitu ada instruksi untuk melakukan test urin. Jadi aku kehabisan urinku. 4 botol kecil susu kedelei, kuhabiskan demi bisa menghasilkan urin. Sembari menanti panjang, akhirnya dihasilkan juga sedikit urin.
Test urin dapat ditunggu ½ jam. Sementara itu dr Agustine sms menanyakan khabarku saat ini. Aku langsung memberi respond dengan mengatakan, tengah menanti hasil test urin, dan test darah sudah dilakukan. Rupanya tak berapa lama .. dr Agustine langsung sms dan menyatakan hasil urinku positif. Hahh?? Percaya gak percaya, … kok dr Agustine bisa tau duluan?
Aku langsung mendatangi pihak Prodia, dimana aku melakukan test urin dan test darah. Rupanya pihak Prodia langsung mengabarkan berita ini ke dr Agustine. Wahhhhhh … bahagia tak terkira. Aku langsung menunjukkan hasil smsku ke suamiku. Dan kami hanya terbelalak tak percaya, tersenyum lebar tanpa kata kata .. hingga kami berpelukan. Subhanallah, .. tak ada kata kata yang sanggup aku katakan untuk menyatakan rasa haruku, rasa terimakasihku, rasa legaku kepada Sang Pemberi Rizki. Semuanya kutumpahkan dalam pelukan suamiku. Sedikit rasa gembira itu melonjak sekejap, dan membuat urat di perutku agak tegang. Ho ho ho … aku terlalu gembira.
Sementara kami masih harus menanti hasil Bhcg yang berlangsung beberapa jam kemudian, kami memutuskan untuk pulang. Tepat 15.43, sms dr. Agustine tiba dengan mengatakan “Selamat Ibu Erni. BGCH darah bagus: 2831 bisa jadi hamil triplet”. Wow … kebayang gak? Aku teriak tidak karuan menyatakan kegembiraanku.
Suamiku tambah tersenyum lebar. Agh .. berita gembira yang kuterima hari ini sungguh membuatku terbelalak, tertunduk dan begitu haru. Terimakasih Tuhan .. untuk hadiah yang Kau berikan .. walau perjalanan masih panjang. Setidaknya aku bisa membuktikan kepada diriku bahwa aku sebenarnya wanita normal yang dapat mengandung, tanpa masalah.
Tahap selanjutnya, tgl 27.11.2010 aku langsung konsul ke dr. Ivan. Untuk mengetahui kondisi janin dalam perutku dan tahap yang harus dilakukan setelahnya.
Terimakasih Tuhan, semoga perjalanan panjang ini dapat berakhir indah … -27.11.2010. 3.38 am-

Dan malam kian tenggelam .. Terbenam oleh jejak jangkrik yang telah memudar .. Dan cahaya kunang-kunang yang terlihat lelah .. Hingga bulan bersahutkan awan-awan gelap ..
Dan malam mulai menyibakkan pinta .. Oleh kerlip bintang nun jauh, tak terlihat .. Yang setia menemani jiwa nan lemah, memanjatkan doa .. Menghayalkan malaikat kecil itu datang, memanggilku ‘ibu’ ..
Agh, .. tangan kecil itu seraya meraih pipiku .. Sembari berucap, ’usah menangis Ibu .. aku hadir untukmu ..’ ‘Mengusap sedihmu, menyibak rindumu untukku ..’ Yang berlabuh kian jauh, tak mampu tergapai oleh mimpi mimpi itu ..
Oleh tangan tangan yang ingin memeluk, tubuh kecil, nan mesra .. Oleh ciuman yang memiliki, dan enggan melepas pergi .. Oleh senyuman yang mendamaikan, dan mengusir lelah sebuah keinginan panjang .. Tak jua berbalas ..
Oleh doa-doa malam yang tersampaikan .. Oleh harapan-harapan yang tersebar, diantara beribu kesempatan .. Oleh tangan-tangan yang bersimpuh, mengiba keajaiban .. Dan aku merindumu .. sepanjang pintaku ..
Dan langit-langit malam yang kini telah membuka .. Ketika sepertiga malam ..
Sampaikan salam untuk kekasih kecilku, yang bermain disana .. Sampaikan cintaku yang tak terbendung oleh waktu .. Sampaikan pelukku, yang menghangatkan lagi menidurkan .. Sampaikan janjiku yang menjaga, hingga dewasa melewatinya .. Sampaikan bait-bait puisiku, yang menuliskan dalamnya penantianku untuknya .. Sampaikan kisah-kisah nina bobo, yang kelak membuatnya tertawa, dan mengenangkan diriku .. Sampaikan ceritaku tentang sepatu-sepatu kecil, merah dan biru, yang ingin kusematkan di kakinya .. Sampaikan nada-nada indah, yang ingin kunyanyikan untuknya .. Sampaikan rinduku setengah mati menantinya .. Hingga waktu kian menuakanku .. Sajak sajak untukmu, telah kusandingkan, menyambutmu .. Nama-nama terindah, telah kuhadirkan untukmu .. Untuk malaikat kecilku, seorang ..
-----
**Ditulis dalam rangka perlombaan puisi bertemakan -Rindu- Mengisahkan tentang kerinduan seorang diri yang mendambakan kehadiran buah hati, nan belum kunjung datang. Diantara hayalan, duka dan tangis berharap malaikat itu kelak akan datang .. 07.10.2010 -18.43
|